Kamis, 05 Juni 2008

Buy, Sell, Spread dan Cara Membaca Quotes pada Forex

Dunia forex tidak lepas dari Buy dan Sell (Beli dan Jual). Setiap trader memiliki kebebasan untuk melakukan salah satu aksi diatas yang menurutnya benar untuk memperoleh profit. Buy dapat juga dipadankan dengan Bid atau Long dan Sell dipadankan dengan Offer atau Short.
Dunia forex tidak lepas dari Buy dan Sell (Beli dan Jual). Setiap trader memiliki kebebasan untuk melakukan salah satu aksi diatas yang menurutnya benar untuk memperoleh profit. Buy dapat juga dipadankan dengan Bid atau Long dan Sell dipadankan dengan Offer atau Short. Jadi jika Anda membaca sebuah artikel mengenai forex dan disana disebutkan istilah Bid atau Long, tidak perlu bingung karena kedua istilah tersebut sama artinya dengan Buy atau Beli.

Membaca quotes sangatlah mudah. Namun jika kita belum mengerti bisa membingungkan juga. Quotes pada transaksi forex biasa ditulis bersamaan dengan pairs nya dan selalu berubah-ubah mengikuti pasar dari waktu ke waktu (running/ real time).

Cara membacanya cukup sederhana bila kita mengingat dua hal ini:
1. Mata uang yang pertama disebutkan adalah mata uang base-nya (base currency)
2. Base currency nilainya selalu 1.

Sebagai contoh: USD/CHF 1.4623 berarti 1 Dollar AS nilainya adalah 1.4623 Swiss Franc. Apabila Dolar pada waktu berikutnya nilai USD/CHF 1.4630 itu berarti Dollar AS menguat 7 point karena bisa membeli lebih banyak Swiss Franc.

Setiap pairs ada dua harga yang ditampilkan yaitu harga beli (bid) dan harga jual (offer). Selisih diantara keduanya disebut spread. Jadi, bila kita memakai contoh diatas, USD/CHF 1.4623/28 itu artinya harga jual Dollar AS adalah 1.4623 Swiss Franc dan harga belinya 1.4628. Spread disini nilainya 5 (..28 -..25 = 5).

Spread ditentukan oleh pialang dan nilainya berbeda-beda antara pialang satu dengan yang lain. Makin kecil spread makin baik bagi investor. Di Indonesia sendiri spread terkecil masih dimiliki oleh PT Asia Berjangka dengan AsiaFXOnline-nya. Yaitu rata-rata 5. Terkecil dibanding pialang legal lainnya. Perhatikan gambar dibawah ini:

Image

Jika Anda adalah orang baru dalam dunia bursa, maka Anda akan menemui berbagai istilah asing yang terdengar janggal ditelinga. Untuk itu, BelajarForex telah menyiapkan kamus sederhana mengenai istilah-istilah asing dalam dunia forex yang dapat Anda akses melalui website ini

A Brief Introduction to forex Trading

Forex Trading atau FX Trading (kependekan dari FOReign EXchange atau pertukaran Valuta Asing-Valas) merupakan perdagangan mata uang kedua negara yang nilainya berbeda dari waktu kewaktu. Forex merupakan produk investasi yang sifatnya liquid dan bersifat internasional. Perbedaan nilai mata uang kedua negara yang berubah dari waku ke waktulah yang menjadi dasar diperolehnya keuntungan. Sebenarnya keberadaan forex trading telah lama ada sejak ditemukannya teknik mengkonversi mata uang sebuah negara ke mata uang negara lainnya. Namun, secara kelembagaan baru ada setelah didirikannya badan arbitrase kontrak berjangka (futures). Contohnya adalah IMM (Internasional Money Market-didirikan tahun 1972) yang merupakan divisi bagian dari CME (Chicago Mercantile Exchange-khusus menangani produk perishable commodities). Contoh lainnya adalah LIFFE (London International Financial Futures Exchange), TIFFE (Tokyo International Financial Futures Exchange) dsb.

Perputaran uang yang terjadi pada pasar forex mencapai US$ 1.8 triliun per harinya (survey BIS –Bank for International Settlement– pada bulan April 2004). Jumlah ini 40 x lebih besar apabila dibandingkan perputaran uang di bursa berjangka lain seperti komoditi atau pun pasar saham di tiap-tiap bursa efek negara maju manapun! Artinya dengan volume perdagangan sebesar itu, pasar ini sifatnya sangat cair (liquid), dan kendali perdagangan tidak dapat dipegang oleh hanya beberapa pihak yang memiliki modal besar. Pergerakan mata uang ini sepenuhnya bergantung pada pasar. Ada banyak pemain besar atau kecil di forex trading, tetapi tidak satu pun dari mereka yang mampu mengontrol pergerakan kurs valuta asing.

Mata uang yang kerap diperdagangkan adalah mata uang negara-negara maju seperti Dollar Amerika (USD), Yen Jepang (JPY), Swiss Franc (CHF), Poundsterling Inggris (GBP), Australian Dollar (AUD), dan Euro (EUR). Semua mata uang ini diperdagangkan secara berpasang-pasangan (disebut pair), contohnya EUR/GBP, CHF/JPY dsb.

Lalu dari mana saya memperoleh keuntungan dari investasi ini? Secara sederhananya, keuntungan dari investasi ini diperoleh dari nilai selisih ketika kita membeli dan menjual kembali mata uang negara yang bersangkutan. Misalnya, pada bulan April Amir membeli mata uang Dollar dengan nilai tukar Rp. 8500,- per Dollar sebanyak US $1000 . Maka pada saat pembelian mata uang ini Amir mengeluarkan uang sebanyak Rp. 8500,- x 1000 = Rp 8.500.000,- Lalu pada bulan Mei, nilai tukar Dollar menguat terhadap Rupiah menjadi Rp. 9500,- per Dollarnya maka keuntungan bersih yang Amir peroleh ketika dia menjual kembali Dollarnya adalah sebesar: (9500-8500) x 1000 = Rp. 1.000.000,- Mudah dan sederhana bukan? Dan karena memang rata-rata waktu yang diperlukan untuk membeli dan menjual kembali mata uang yang bersangkutan biasanya tidak lebih dari satu bulan, maka forex trading digolongkan sebagai investasi dengan jangka waktu singkat.

Mungkin akan timbul pertanyaan demikian dari Anda: “Kalau begitu apa bedanya forex trading dengan jual beli di money changer?” Ada beberapa perbedaan mencolok antara perdagangan forex dengan money changer. Selain pasangan yang diperdagangkan adalah mata uang asing satu dengan mata uang asing lainnya (pada money changer biasanya dipadankan dengan Rupiah), forex trading tidak melibatkan perdagangan secara fisik. Dan yang lebih penting lagi karena tidak melibatkan perdagangan secara fisik, forex trading dapat dijalankan dengan sistem margin atau jaminan (margin trading).

Contohnya bila saya menginginkan membeli US$10.000, maka dengan sistem margin trading saya cukup mengeluarkan dana 1% nya saja yaitu sebesar US$100 sebagai jaminan. Namun keuntungan yang saya peroleh dari apresiasi (kenaikan) Dollar AS adalah sama nilainya dengan US$10.000 yang saya beli. Sangat sederhana dan karena memang tidak melibatkan perdagangan dalam bentuk fisik (investor tidak memegang mata uang yang dibeli atau dijual, hanya bukti transaksinya saja), maka jaminan yang diberikan dapat sangat kecil yaitu hanya 1% dari jumlah yang hendak dibeli.

Masih ada banyak aspek dalam dunia forex. Artikel singkat ini hanyalah menjelaskan secara singkat pengertian dari forex trading. Anda dipersilakan melanjutkan pada artikel selanjutnya dari website ini.

Online Forex Trading Strategies

Forex trading strategies are the key to successful forex trading or online currency trading. A knowledge of these forex trading strategies can mean the difference between a profit and a loss and it is therefore imperative that you fully understand the strategies used in forex trading.

Forex trading is very different from trading in stocks and using forex trading strategies will give you more advantages and help you realize even greater profits in the short term. There are a wide range of forex trading strategies available to investors and one of the most useful of these forex trading strategies is a strategy known as leverage.

This forex trading strategy is designed to allow online currency traders to avail of more funds than are deposited and by using this forex trading strategy you can maximize the forex trading benefits. Using this strategy you can actually utilize as much as 100 times the amount in your deposit account against any forex trade which will make backing higher yielding transactions even easier and therefore allowing better results in your forex trading

The leverage forex trading strategy is used on a regular basis and allows investors to take advantage of short term fluctuations in the forex market.

Another commonly used forex trading strategy is known as the stop loss order. This forex trading strategy is used to protect investors and it creates a predetermined point at which the investor will not trade. Using this forex trading strategy allows investors to minimize losses. This strategy can however, backfire and the investor can run the risk of stopping their forex trading which could actually go higher and it really is up to the individual trader to choose whether or not to use this forex trading strategy.

An automatic entry order is another of the forex trading strategies that is commonly used and this strategy is used to allow investors to enter into forex trading when the price is right for them. The price is predetermined and once reached the investor will automatically enter into the trading.

All these forex trading strategies are designed to help investors get the most from their forex trading and help to minimize their losses. As mentioned earlier knowledge of these forex trading strategies is vital if you wish to be successful in forex trading.

Find the secrets of Forex trading only on Online Forex System - Secrets Revealed. All about Forex on http://www.leandernet.com/Forex/Online_forex_trading.php